Showing posts with label Jawa Timur. Show all posts
Showing posts with label Jawa Timur. Show all posts

Wednesday, February 15, 2017

Melawan Erupsi di atas Bromo

source : Google

      Last day sebelum pulang ke Palembang, aku memutuskan untuk pergi ke salah satu list yang ingin kukunjungi di Jawa timur yakni Gunung Bromo. Gunung Bromo adalah sebuah gunung api aktif yang memiliki ketinggian 2.329 mdpl. Bentuk tubuh Gunung Bromo bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi. Gunung Bromo mempunyai sebuah kawah dengan garis tengah ± 800 meter (utara-selatan) dan ± 600 meter (timur-barat). Sedangkan daerah bahayanya berupa lingkaran dengan jari-jari 4 km dari pusat kawah Bromo.

Thursday, January 19, 2017

Dini Hari di Alun-alun Malang

alun-alun Malang  siang hari
        Bagi kamu berkunjung kesuatu kota pasti akan diajak ke alun-alun Kota, tapi setiap kota memiliki berbagai bentuk dan fasilitas yang berbeda-beda di setiap alun-alunnya. Ada yang hanya berupa taman, atau ada berupa taman dengan fasilitas olahraga seperti tempat khusus joging dan track untuk terapi kaki atau bisa juga dengan alun-alun yang memiliki wahana seperti Kota Batu. Ternyata yang menjadi keunikan Alun-alun malang ini bukan karena bentuk ataupun luas bahkan fasilitasnya loh hehe. FYI, Alun-alun Kota Malang ini ternyata ada 2 loh hehe. ini yang membedakannya dari alun-alun lain.

Explore Batu (3) : Senja di Taman Bunga Selecta


  
Sejarah Taman Bunga Selecta
      Sebagai penutup trip terakhir di Batu, aku mengunjungi salah satu tempat yang selalu ada dalam daftar recomended place in Batu. Sekilas tentang taman bunga Selecta, ternyata tempat ini sudah lama menjadi tempat rekreasi sekaligus tempat menenangkan diri. Taman bunga Selecta telah dibangun sejak tahun 1930 oleh seorang kebangsaan Belanda dan pernah  mengalami kerusakan (dibumihanguskan) saat jaman revolusi. Kemudian di Tahun 1950 tepatnya tanggal 19 januari Taman ini secara resmi berdiri lagi setelah dibangun oleh 47 tokoh masyarakat (Pendiri Selecta). Taman yang berlokasi di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu ini ternyata merupakan salah satu tempat yang bernilai historis.  Penasarankan... aku saja baru tahu kok hehe.

Wednesday, January 18, 2017

Explore Batu (2) : Hujan di Coban Rondo


Legenda Coban Rondo
        Sebagai salah satu destinasi wisata yang ada di Kota Batu, tidak ada salahnya kalo kamu mampir ke Kawasan wisata Coban Rondo. Lokasi dan akses yang mudah membuatku memutuskan untuk ke sini setelah menghabiskan waktu di Omah Kayu. Fyi, Coban itu artinya air terjun dan Rondo adalah Janda, jadi Coban Rondo sama artinya dengan Air Terjun Janda. Air Terjun ini terletak di Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Air terjun Coban Rondo memiliki tinggi 84 M dan berada di ketinggian 1.135Mdpl, airnya berasal dari sumber Cemoro Dudo, lereng Gunung Kawi.

Wednesday, January 11, 2017

Explore Batu (1) Hello from the higest side


        Pagi ini cuaca Batu nampak cerah memuluskan langkah pertamaku menuju tempat yang menjadi wish list pertama yang akan kukunjungi. Its OMAH KAYU Paralayang! Tempat ini adalah salah satu tempat yang lagi hitsnya dikalangan anak muda.Why,, karena dari tempat ini kamu bakal merasakan view yang begitu indah dari Kota Batu. Disini kamu akan menikmati pemandangan dari ketinggian dan yang pasti Instagramable. Buat kamu yang mau ke Batu wajib memasukan omah kayu kedalam list kamu.

Monday, January 9, 2017

Menikmati Taman Kota Batu di malam hari

source : google
Setelah meninggalkan Pare, Tempat yang menjadi tujuan selanjutnya adalah Kota Batu. Kota Batu ini memang kota wisata sehingga kami memutuskan untuk stay di sini selama 2 hari. Fyi, Aku mencari penginapan murah di Batu via traveloka dan dapatlah kamar kos dengan biaya Rp. 60.000 perhari. Karena sudah tiba cukup sore, aku dan temanku memutuskan akan keluar setelah maghrib. Jujur saja tinggal di Batu sungguh jauh berbeda dari Pare. Suhu di Batu jauh lebih dingin dari yang ku duga. Entah pagi siang malam sore suhunya sangat dingin, bahkan untuk mandi pun Brrrrrr hahhaa. Setelah cukup lama menunggu akhirnya Motor yang kami sewa sudah datang hampir maghrib. Biaya sewa motor adalah Rp. 70.000 perhari dengan syarat jaminan 2 buah kartu identitas. 

Paredise : Kediri rasa Paris di Simpang Lima Gumul



source : worldtravelserver.com
         Haloha sekarang triaveler udah sampai ke Paris.. diaminin aja gengs hahhaa. Lihat bangunan ini serasa berada di PARIS kan. Yaps, bangunan ini sekilas menyerupai bangunan Arc De Triomphe-nya Paris, tapi jangan salah. Ini bukan di Paris, ini masih di Indonesia tepatnya Simpang Lima Gumul Kediri.

Paredise (3) : Misteri Gunung Kelud

source : google

         Back to my last weekend in Pare, Minggu kedua ini kuhabiskan dengan geng tjabeh rara house a.ka Pluto camps. Why i choose to coming back to the place again... cause yah karena udah di Sini kenapa ga dituntaskan aja rasa penasaran. Pagi-pagi suasana camps sudah rusuh. Seperti biasa, awalnya kami berencana pergi pagi namun apa dikata. As i expected before, kita tetap telat. But everythings is okay.

Paredise (3) : Senja di Gunung Kelud


Mengakhiri weekend pertama di Pare, aku  menghabiskan senjaku di Gunung Kelud. Terdengar menarik bukan?Yaps, setelah berkunjung kekampung Anggrek dan menghabiskan waktu lumayan lama, kami kembali melanjutkan perjalanan menuju ke gunung kelud. Setelah melihat waktu dan ternyata sudah terlalu sore, kami singgah sejenak untuk sholat Ashar. Selesai Solat kami mengobrol dan bertanya dengan beberapa warga yang ada disana. Kira-kira berapa lama menuju ke Gunung Kelud dan seorang bapak berkata 
           "besok saja kalau mau kesana, Gunung Kelud tutup sudah sore".

Sunday, January 8, 2017

Paredise (1) : Siang Hari di Gereja Merah


Photo by Disparpora Kediri
Weekend pertama di Pare kuputuskan untuk pergi ke kediri dengan beberapa teman. Pagi itu aku sudah siap menunggu di Office Global, Meeting point sebelum ke Kediri. Ternyata cukup sulit bagi kami untuk mencari sepeda motor mengingat Hari Minggu adalah hari libur dan pastinya semua warga Pare akan berlibur keberbagai tempat. Menjelang tengah hari barulah kami mendapatkan Sewa Motor dengan harga yang lumayan 100 ribu Perhari. Begitu siap kami segera melaju meninggalkan pare. Aku yang memang excited dari awal tak lepas mengumbar senyum berharap mendapatkan petualangan yang menyenangkan. 
Perjalanan ke Pare menuju Kediri memakan waktu lumayan lama. Dengan bermodal Google Maps kami mulai menjelajah. Thanks again Google Maps im nothing without you!

Wednesday, January 4, 2017

Pare (3) : Kuliner serba Murah

Nasi Pecel PARE
  
    Bicara Pare ga bakal pernah ada habisnya. Kali ini aku akan bahas mengenai MAKANAN murah meriah ala Pare. Selama di Pare percayalah kamu ga akan pernah menangis karena kelaparan haha.. Selagi masih ada uang di kantong sih ga ada masalah sih haha. Okay selama di PARE, aku ga pernah kekurangan makanan haha, kalo telat makan iyaaaaa jan ditanya pernah kooook. Enaknya di Pare itu makanannya beragam, cocok di lidah dan harganya ga bikin metong. My Favorite place sih Dapoer jawa yah walaupun sering ga kebagian meja dikarenakan kapasitas tempat yang terbatas. Sampe teman teman se camp suka bilang ' yah Dapoer jawa lagi". Selain itu jajanan ringan bisa dengan mudah ditemukan di manapun di Pare. Selain menu makanan jawa ada juga Rumah makan Padang dan berbagai cafe ala-ala juga ada makanan jepang. yuk kita lihat List tempat makan yang sudah pernah aku coba selama di Pare.

Monday, December 12, 2016

Pare, Part 1 : awal mula perjalanan

gerbang Kampung Inggris
Pare atau yang lebih dikenal dengan Kampung Inggris bukanlah nama asing bagiku. Bukan sekali atau dua kali aku mendengar nama itu, bahkan pernah menjadi topik obrolan bersama teman-teman kampus. Membayangkan bagaimana rasanya jika suatu hari dapat belajar disana. Konon di Pare kita yang tidak tahu sama sekali dengan Bahasa Inggris, jika belajar disana maka Bahasa Inggris kita akan cas cis cus layaknya orang Inggris asli.

Sunday, December 11, 2016

Pare, Part 2 : Serba serbi Newbie


gate Kampung Inggris
        Selesai Placement Test  aku akan diantar ke Camp. Seperti yang disarankan oleh temanku, aku memilih untuk stay di Camp Meteora, sebab menurutnya camp ini adalah yang paling bagus diantara camp lain. Kertas formulir ku pegang erat, tas sudah dimasukan ke bagasi mobil. 
Drama pertama yang kuhadapi yahhh ini, ternyata aku sangat telat guys jadi meteora camp yang kuimpikan sudah penuh alias sold. Dengan berat hati ku terima camp mana saja boleh. Setelah menunggu beberapa lama di dalam mobil sendirian akhirnya 3 orang lainnya sampai. Yaps mereka inilah yang menjadi teman campku nanti. Masing-masing lalu berkenalan, namun seperti biasa aku orang yang mudah melupakan nama orang haha.

Piknik di Lake Tinaroo